Kamis, 21 Mei 2009

Tips cara mencegah penularan flu babi



Lagi ngeronda ke milis tiba-tiba kok nongol tentang tips yang bagus banget. Berhubung sumbernya dari milis, maka saya tidak tau siapa yang pertama kali mencetuskan tips ini. Oleh karena itu harap dimaklumi kalau tips ni bukan berasal dari kata hati saya.

1. Jangan berjabat tangan dengan babi yang sedang flu (selain akan tertular flu oleh babi, anda juga akan dianggap orang gila)

2. Jangan berciuman dengan babi yang sedang flu (apalagi yang ini, anda ga mau kan diliat orang sedang berciuman dengan babi)

3. Cucilah tangan setelah anda bergulat dengan babi di kandang babi

3. Jangan suka mengucapkan kata babi ke pada orang lain ("babi lu".......)

4. Jangan tidur disebelah babi

5. Jangan menerima babi sebagai teman Anda di facebook karena dia dapat mengharvest teman2 Anda di facebook

6. Jikapun Anda memang memelihara babi, sediakan selalu sapu tangan/tissue untuk babi-babi Anda menutup hidung dan mulutnya bila bersin.

7. Hindarilah berenang di kolam renang babi, setidaknya untuk saat ini.

8. Jangan memforward email ini ke babi-babi, dikhawatirkan mereka jadi tau sehingga mencari cara penularan lain

9. Hindari memakai segala asesori babi (kaos gambar babi, anting2 babi, kalung babi, ikat pinggang sabuk babi, dll), babi-babi yang sedang flu itu mungkin akan mengira Anda adalah simpatisan babi, sehingga kemungkinan mereka akan menyerbu Anda untuk meminta perlindungan karena saat ini banyak yang memburu mereka untuk membunuhnya.

10.Salah satu yang juga penting adalah agar para babi ngepet untuk segera menyadarkan diri dan kembali ke jalan yang benar sebelum mereka menciptakan varian baru virus tersebut; flu babi ngepet

11. Jangan sekali-kali menjadikan babi sebagai objek foto, apapun alasannya. Karena blizt kamera anda (walaupun tanpa sinar) dapat membawa virus yang ada sama babi (H1N1) masuk ke kamera anda! Nah, kamera itu anda pegang kan! Namun bagi yang sudah terlanjur memfoto babi, agar kameranya direndam dengan air panas 150 - 200 derajat Celcius, atau segara membawa kameranya ke RS terdekat supaya kamera anda segera diisolasi!

Semoga tips n bisa menjadi perhatian dan pencerah bagi kita semua. Amien

0 komentar:

Posting Komentar

Koment donk